INTEGRAL WATERPROOFING BETON

Beton adalah salah satu bahan bangunan yang paling banyak digunakan untuk berbagai fungsi, seperti basement, perumahan, jembatan, jalan hingga terowongan. Meskipun keras dan padat, namun bahan beton yang berpori membuatnya sangat rentan terhadap kerusakan yang berasal dari penetrasi air dan zat kimia. Itu sebabnya beton memerlukan system waterproofing, salah satunya adalah Integral Waterproofing.
 
Sistem integral bekerja dalam matriks struktur beton, memberikan kualitas tahan air pada beton itu sendiri.
Ada dua jenis system integral waterproofing yang utama, yaitu  :
  1. system hidrofilik, menggunakan teknologi kristalisasi yang menggantikan air dalam beton dengan kristal larut,
  2. system hidrofobik, menggunakan asam lemak untuk memblokir pori-pori dalam beton, dan mencegah masuknya air.
Integral waterproofing menawarkan sejumlah keunggulam dibandingkan waterproofing coating dan membrane. Sebagai contoh, integral waterproofing tidak akan mengelupas, membusuk atau aus. Oleh sebab itulah, di dalam dunia konstruksi, integral waterproofing dapat menjadi solusi yang jauh lebih baik dengan beberapa kelebihan, seperti :
  1. konstruksi yang lebih cepat,
  2. mengurangi biaya,
  3. mengurangi risiko dengan garansi kinerja,
  4. pembangunan lebih hijau, serta
  5. efisien dalam pembiayaan. 
Akan tetapi di balik kelebihan yang dimiliki, ternyata menyimpan beberapa kelemahan, meskipun tidak dominan. Misalnya : 
  1. span akan retak lebih besar dari setengah millimeter,
  2. sendi, penetrasi dan transisi akan memerlukan perhatian.
back to top