Sabtu, 10 Maret 2012

GREEN CONSTRUCTION


Kegiatan konstruksi (construction) pada dasarnya akan mengakibatkan gangguan / kerusakan pada kondisi alam (eco system) yang ada sebelumnya. Pendekatan dengan Green Construction dimaksudkan untuk mengurangi dampak buruk dari pembangunan tersebut.

Green Construction mencakup kegiatan pembangunan, mulai dari perencanaan (planning), perancangan (design), pembangunan (construction), dan test (commissioning).
  • Dari segi perencanaan (planning), pembangunan harus mengikuti Rencana Tata Ruang yang baik yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang.
  • Pada saat perancangan (design), sudah dibuat asumsi yang sesuai, sehingga tidak over design / boros.
  • Pada saat pembangunan (construction), menggunakan material modular, bekisting yang dapat dipakai ulang, Standard Operation Procedur (SOP) untuk kelancaran kegiatan konstruksi, dan penggunaan energi seminim mungkin.
  • Pada saat bangunan sudah selesai harus ada test (commissioning) dari peralatan untuk memastikan penggunaannya tidak boros.
Agar Green Construction dapat berjalan optimal, sebaiknya :
  • Kalangan Kontraktor mencari metode agar setiap bahan material yang selesai digunakan, dapat diolah kembali, sehingga dapat dikatakan zero waste.
  • Pemberian rating oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) kepada kontraktor yang menerapkan Green Construction.
  • Harus melibatkan pemerintah agar dapat berjalan sukses.

0 komentar:

Posting Komentar

Video Anda

Asosiasi

Asosiasi
Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia