Minggu, 29 September 2013

PONDASI SISTEM CAKAR AYAM

Termasuk jenis apakah pondasi sistem Cakar Ayam?

Untuk mendukung pondasi bangunan dikenal beberapa jenis pondasi, seperti; pondasi dangkal, pondasi sumuran dan pondasi tiang. Penentuan tipe pondasi didasarkan pada letak kedalaman tanah keras di lokasi yang akan dibangun suatu bangunan. Perletakan dasar pondasi pada tanah keras bukan persyaratan yang mutlak, karena masih bergantung pada beban bangunan yang harus didukung oleh pondasi. Misalnya, bila tanah keras terletak sangat dalam dan tanah permukaan tidak mempunyai daya dukung tinggi, tapi karena tekanan bangunan ke tanah dasar kecil, maka cukup dipakai pondasi dangkal dan tidak perlu dipakai pondasi tiang.

Pondasi Cakar Ayam terdiri dari pelat beton bertulang yang relatif tipis yang didukung oleh pipa-pipa beton bertulang yang dipasang vertical  dengan jarak antara 160-250cm. Tebal pelat beton berkisar 12-20cm, sedangkan pipa-pipa beton berdiameter 120cm, tebal 8cm dan panjang berkisar 120-200cm. Pipa-pipa beton ini berfungsi sebagai pengaku pelat. Dalam mendukung beban bangunan, pelat, pipa beton dan tanah yang terkurung di dalam pondasi bekerja sama, sehingga menciptakan suatu sistem komposit yang di dalam cara bekerjanya identik dengan pondasi rakit (raft foundation).
Pondasi Cakar Ayam termasuk pondasi dangkal, karena kedalaman dasar pondasi sangat lebih kecil dibandingkan dengan lebar pondasinya. Karena pelat Cakar Ayam yang tipis, maka pondasi ini termasuk pondasi yang fleksibel. Sistem Cakar Ayam ini sangat cocok untuk beban-beban berat yang bekerja pada jangka pendek (short term loading). Bila akan dipakai untuk mendukung beban statis/permanen yang bekerja pada waktu lama (long term loading), maka tekanan pondasi pada tanah dasar yang lunak harus diperhitungkan terhadap penurunannya, terutama penurunan konsolidasi.

1 komentar:

  1. pondasi memang penting dalam suatu bangunan ,terutama didaerah yang kondisi tanahnya termasuk jelek dan lembek,butuh pondasi yang kuat

    BalasHapus

Video Anda

Asosiasi

Asosiasi
Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia